Penantian Hampir Satu Dekade Berbuah Harapan, Tim Tapem dan BPKH Lampung Tinjau Usulan Jalan Penghubung Antarwilayah

Seluma, swara-nusantara.com 06/07/2026 – Penantian panjang masyarakat terhadap pembangunan akses jalan penghubung antarwilayah mulai menemukan titik terang. Setelah hampir sepuluh tahun memperjuangkan pembukaan badan jalan, warga akhirnya menyaksikan pemerintah turun langsung melakukan peninjauan lapangan sebagai bagian dari proses verifikasi usulan pembangunan.

Pada hari ini, Tim Tata Pemerintahan (Tapem) bersama Badan Pengelola Keuangan dan Harta (BPKH) Provinsi Lampung melakukan pengecekan terhadap dua titik usulan badan jalan yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas masyarakat. Dua ruas yang menjadi fokus peninjauan meliputi jalan penghubung Desa Sekalak dan jalan yang menghubungkan Desa Sinar Pagi dengan Kelurahan Puguk.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menginventarisasi berbagai aspek yang berkaitan dengan rencana pembangunan, termasuk kondisi lahan, jalur yang diusulkan, serta kesiapan tahapan administrasi yang diperlukan sebelum pembangunan dapat direalisasikan.

Selama bertahun-tahun, masyarakat di wilayah tersebut mengaku mengalami berbagai kendala akibat terbatasnya akses jalan yang memadai. Kondisi tersebut tidak hanya mempersulit mobilitas warga, tetapi juga berdampak terhadap distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Kehadiran Tim Tapem dan BPKH di lokasi mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga menilai langkah pemerintah turun langsung ke lapangan menjadi bukti bahwa aspirasi yang selama ini disampaikan mulai mendapat perhatian.

“Hampir 10 tahun kami menunggu pembebasan jalan ini. Hari ini menjadi harapan baru bagi kami. Semoga hasil peninjauan ini segera ditindaklanjuti hingga proses pembebasan lahan dan pembangunan benar-benar terlaksana, karena jalan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ungkap salah seorang warga.

Masyarakat berharap pembangunan badan jalan tersebut nantinya mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar arus transportasi, memangkas waktu tempuh, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur jalan dinilai menjadi kebutuhan mendasar yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan pedesaan.

Selain memberikan kemudahan akses bagi warga, keberadaan jalan penghubung itu juga diproyeksikan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat-pusat perdagangan. Dengan akses yang lebih baik, biaya transportasi diharapkan dapat ditekan sehingga memberikan nilai tambah bagi para petani dan pelaku usaha di wilayah tersebut.

Warga berharap hasil peninjauan lapangan ini menjadi awal dari langkah nyata pemerintah untuk merealisasikan pembangunan yang telah lama dinantikan. Mereka menginginkan seluruh tahapan, mulai dari proses administrasi, pembebasan lahan hingga pembangunan fisik, dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Desa Sekalak, Desa Sinar Pagi, Kelurahan Puguk, dan wilayah sekitarnya.

Bagi masyarakat, peninjauan yang dilakukan hari ini bukan sekadar agenda teknis pemerintah, melainkan menjadi simbol hadirnya harapan baru setelah hampir satu dekade menanti kepastian pembangunan akses jalan yang diyakini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan sosial dan perekonomian warga.

Redaksi/Hermawansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *